Sabtu, 29 Oktober 2016

Perihal Rindu

Ketika aku rindu
Aku ingin seperti fajar, menunggu akan datangnya matahari

Ketika aku rindu
Aku ingin seperti senja, ditemani indahnya sunset

Ketika aku rindu
Aku ingin seperti malam, diterangi cahaya bulan

Ketika aku rindu
Aku ingin seperti bintang, terlelap dipelukan langit malam

Ketika aku rindu
Aku ingin seperti pelangi, berharap akan datangnya hujan

Ketika aku rindu
Aku hanya ingin menjadi diriku saja
Ditopang pondasi yang kokoh dalam doa
Menjadikanku sebagai atap
Bercerita tentang rumah sederhana yang indah
Sela-sela jemari yang saling mengikat
Kemudian berjanji untuk tidak melepaskan

Tentang siapa dan dimana, jawaban Tuhan pasti tepat.

Kamis, 18 Agustus 2016

Ku Tulis Catatan Kecil 21 Tahun Usiaku

Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah mengizinkanku menghirup udara hari ini, mengizinkanku memijakkan kaki di bumi-Nya, dan mengizinkanku merasakan nikmat sehat badan, pendengaran, dan penglihatanku.

Hari ini 19 Agustus 2016, bertepatan dengan hari ulang tahunku yang ke-21. Aku terbangun dengan penuh rasa syukur, telah bertambah 1 tahun usiaku. Doa dan ucapan ulang tahun mengundang keharuanku dengan semakin dalam.

21 tahun, sungguh suatu anugerah dan keajaiban bahwa hari ini aku masih bisa merasakan nikmat atas kehidupanku. Teringat berapa banyaknya waktu ku buang sia-sia, banyaknya dosa ku perbuat dengan sengaja, dan banyaknya kekecewaan yang ku ukir hingga ibadahku tersingkir percuma.

Ya Allah, tetapkanlah hatiku dalam bermunajat kepadaMu
Tanamkanlah keistiqamahan dalam setiap tekadku
Jauhkanlah segala penyakit dari hatiku
Dan jangan Engkau ambil secuil pun nikmatMu yang telah Engkau titipkan untuk ku
Berilah aku umur panjang dengan penuh kebajikan
Sungguh, hanya padaMu jiwa ragaku kembali


Semoga ucapan dan doa dari karib kerabat dikabulkan dan dirahmati oleh Alah SWT. Selamat bertambah 1 tahun usiaku, barakallah J

Rabu, 13 April 2016

Rindu Dari Sudut Negeri Perantauan

Tersirat rindu untuk yang terkasih
Seketika rasa itu menghampiri dari sudut negeri perantauan
Terbayang senda gurau Ibu dan Ayah
Keriput di wajah menemani senyumnya kala itu

Ya Allah,
Besar rasa syukurku pada-Mu
Yang telah menciptakan wujud kehidupanku
Dan mengantarku ke bumi dengan perantara dua manusia terkasih-Mu

Ibu dan Ayahku,
Ku renung jalan kehidupan dari sudut negeri perantauan
Ku coba berdiri tegak dengan amanahmu
Bukan hanya selembar kertas dengan baju dan topi toga
Namun sebuah juang menahan rindu bagai terpaan ombak di lautan luas
Sakit, perih teriris bercampur keping
Seiring jalannya waktu pun mereka semakin kuat mengaduk rasaku

Betapa dalamnya rasa rindu ini untukmu
Bayangan ditengahnya malam seakan nyata kulihat wajah sayumu
Inginku memeluk erat dan mendekap relung hatimu
Tak kan kubiarkan kegundahan menyelimuti mimpi indahmu

Untukmu Ibu dan Ayahku
Bertahanlah hingga aku kembali
Bertahanlah hingga mampu kusempurnakan amanahmu
Tak kan lama dan dengan segera mungkin
Kan ku lukis sejarah yang tak kan engkau lupa meski tenggelamnya waktu

Dari sudut negeri dan melalui indahnya senja,
Ku titip rindu kepangkuan Ibu dan Ayah

Banda Aceh, 13 April 2016

Senin, 11 April 2016

Gua Sarang Sabang, Si Bungsu Pariwisata Aceh

Sumber: http://www.disbudpar.acehprov.go.id

Indonesia dikenal dengan kekayaan dan keindahan wisata alam. Pariwisata di Indonesia  tidak hanya menjadi tempat persinggahan wisatawan, namun menjadi komponen utama dalam pembangunan sektor ekonomi masyarakat. Ragam keindahan serta keunikan pariwisata di Indonesia telah memenuhi semua provinsi, salah satunya di provinsi Aceh.
Aceh dikenal dengan pesona alam yang memukau. Keindahan dan keunikan wisata alam di Aceh menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya. Pusat wisata di Aceh yang menjadi incaran para wisatawan sekarang ini adalah Kota Sabang. Kota Sabang dikenal dengan kemewahan pesona dunia bahari. Sabang merupakan titik KM 0 negara Indonesia, atau dikenal dengan Sabang Pulau Weh, yaitu pulau paling ujung barat Indonesia. Tempat wisata yang marak dikunjungi para wisatawan di Kota Sabang adalah Pulau Weh, Air Terjun Pria Laot, Pantai Iboih, Pantai Kasih, Tugu KM 0, dan si Bungsu Gua Sarang.
Gua Sarang beralokasi di kawasan Iboih, kecamatan Sukakarya. Dikatakan Si Bungsu Pariwisata Kota Sabang karena Gua Sarang merupakan objek wisata baru di Kota Sabang. Objek wisata Gua Sarang baru saja diketahui publik, namun dengan cepat mendunia dan menggemparkan para wisatawan ingin mengunjungi tempat ini. Untuk menuju lokasi Gua Sarang, wisatawan bisa menuju pelabuhan Ulee Lheu, Kota Banda Aceh. Kemudian dilanjutkan berlabuh ke pelabuhan Balohan Sabang menggunakan Kapal Ferry. Waktu yang ditempuh yaitu kurang lebih 2 jam menggunakan kapal lambat dan 45 menit menggunakan kapal cepat. Jadwal berlabuh setiap harinya pada pukul 08.00, 14.00, dan 11.00 WIB (tergantung jumlah penumpang). Kapal ini rutin berlabuh pukul 08.00 dan 14.00 WIB kecuali pada hari jum’at, kapal hanya berlabuh pada Pukul 14.00 WIB saja. Sebelum berlabuh, wisatawan harus memesan tiket terlebih dahulu. Harga tiket yang ditawarkan untuk kapal lambat adalah sebesar 32rb per jiwa, dan 65rb untuk kapal cepat. Namun wisatawan cenderung memilih kapal lambat, selain harga tiket yang murah, wisatawan juga bisa membawa kendaraan roda 2 maupun roda 4, serta menikmati keindahan panorama dengan tiupan angin manja saat belabuh.
Setelah tiba di pelabuhan Balohan, wisatawan bisa bersantai atau mengelilingi pusat Kota Sabang karena jaraknya yang dekat dari pelabuhan Balohan, yaitu dengan waktu tempuh 15 menit. Selanjutnya wisatawan bisa mengunjungi lokasi Gua sarang menggunakan transportasi jalur darat dengan waktu tempuh 1 jam. Namun untuk wisatawan yang tidak ada alat transportasi jangan khawatir, di pelabuhan Kota Sabang juga terdapat jasa penyewaan alat transportasi. Nah selain itu bagi wisatawan yang suka tantangan bisa melewati jalur alternatif, yaitu menggunakan boat atau jalan setapak. Jalur alternatif menggunakan boat ini akan dipandu oleh penduduk lokal karena tempatnya yang berbahaya untuk pendatang baru. Ketika menuju Gua Sarang, wisatawan bisa menikmati panorama bawah laut yang terlihat langsung dari permukaan karena airnya yang jernih. Kemudian untuk menggunakan jalur alternatif jalan setapak, wisatawan bisa menyusuri hutan dan perkebunan warga. Tiupan angin dan keindahan panorama alamnya akan menjadikan perjalanan para wisatawan lebih sensasional menuju Gua Sarang yang tertutupi gunung itu.
Letak Gua Sarang yang sulit dijangkau tidak menjadi pengahalang bagi para pengunjung, menikmati keindahan panoramanya dengan kicauan burung wallet mengelilingi gua adalah tujuan yang tak tergoyahkan. Tidak heran jika wisatawan berbondong-bondong mengunjungi si bungsu Gua Sarang,  pengabadian momen wisatawan terlihat unik dari sudut-sudut yang berbeda dengan diiringi keindahan panorama tenggelamnya matahari (Sunset). Namun untuk para wisatawan tetap harus menjaga kelestarian serta keindahan Gua Sarang dengan keunikannya, karena pariwisata merupakan sektor pembangunan ekonomi masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya. Diharapkan juga si bungsu Gua Sarang menjadi objek wisata unggulan terbaru di Kota Sabang bahkan  dunia.

Sabang Marine Festival 2016
Sumber: http://www.disbudpar.acehprov.go.id

Lihat juga vidio pesona indonesia pada link berikut: https://youtu.be/V7m2u9VRxxE

Kamis, 31 Maret 2016

Happy Anniversarry 1st Jomblo Isra Safriana


    Jumat, 1 April 2016, semoga selalu menjadi hari yang penuh limpah keberkahan. Hari ini tepat satu tahun saya menjajaki posisi jomblo. Kesepian, sedih, merana dan galau, seperti itulah pandangan kebanyakan orang tentang jomblo.  Namun sampai sejauh ini berbanding terbalik dengan apa yang saya rasakan. Jomblo, sebuah status yang dengan bangga dan percaya dirinya saya akui. Tidak ada yang menjadi nilai minus dari status jomblo, tidak ada yang perlu saya sesali darinya.
     Setahun terakhir ini akademik saya semakin meningkat, organisasi internal maupun eksternal saya juga berjalan baik dengan semestinya. Tidak ada yang terbengkalai dikarenakan status jomblo. Kesepian, sedih, merana dan galau? hehe sesuatu yang terdengar lucu ditelinga saya dan seakan-akan kehidupan ini hanya untuk seorang pacar. Banyak saudara kita yang merasa galau, terpuruk, tidak punya semangat kehidupan dan bahkan bunuh diri karena penghiatan seorang pacar.
    Bukan hal itu pula yang saya jajaki dalam setahun ini, meski dengan kesibukan akademik dan non-akademik, saya masih sempat bersenda gurau dengan karib kerabat saya, tidak lupa bahagia dan bernafas ckckck.. Bahkan dulu ketika saya berpacaran, waktu saya tersita banyak untuk chatingan yang sia-sia dan tidak jelas ujungnya. Namanya orang pacaran sudah pasti ada baiknya, marah-marah, ngambekan gak jelas, putus terus nyambung, putus lagi nyambung lagi, gitu aja kayak orang kurang kerjaan.
    Alhamdulillah dengan status jomblo ini Allah SWT. mudahkan segala urusan saya dan menjauhkan saya dari kehampaan sebagaimana pandangan seorang jomblo di mata kebanyakan orang and I never feel alone. Untuk teman-teman jomblo lainnya jangan malu atau pun merendah diri karena status jomblo. Ledekan “Cieee jomblo” jadikan itu sebagai sesuatu yang lumrah dikalangan kita hehe. Semoga kedepannya Allah SWT. anugerahkan calon imam yang baik, karena tulang rusuk tidak pernah bertukar adanya. Dan dalam kutipan sebuah tweet @duniajilbab “Wahai engkau calon imamku, sejauh apa pun pengembaraanmu, akulah tempat berlabuh untuk menyempurnakan agamamu”. Mari pantaskan diri untuk calon imam kita. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran bahwa laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, begitu pula sebaliknya. Dan akhirnya, Happy Anniversarry 1st Jomblo Isra Safriana. Semoga menjadi kisah inspiratif untuk para jomblo lainnya. J

Senin, 21 Maret 2016

Puisi Ibuku yang Hebat

Ibuku yang Hebat
Karya: Isra Safriana
Terdiam sejenak dalam renungan
Dinginnya malam mencengkam kalbu
Senyuman indah nan jelita itu menyapa
Membuka lembaran ingatanku tentang ibu

Ibuku yang hebat
Kau sembunyikan lelahmu dalam senyuman
Kau sembunyikan amarahmu dalam diam
Kau sembunyikan sedihmu dalam sujud malam
Kau sembunyikan keluh kesahmu dalam do’a
Kau sembunyikan segala yang memutus harapan anakmu

Ibuku yang hebat
Seonggok cacian kau patahkan
Seonggok hinaan kau hancurkan
Kembali kau kepakkan sayapmu
Untuk masa depan buah hatimu

Ibuku yang hebat
Tetaplah kuat tetaplah hebat
Karena kau kan selalu kucinta sampai hayat
Terima kasih atas segala pengorbananmu
Yang telah kau ciptakan untukku


Banda Aceh, 18 Desember 2015

Senin, 29 Februari 2016

Fact About Me

Fact About Me
1.      Nama Isra Safriana, biasa dipanggil Nana / Isra
2.      Lahir 19 agustus 1995
3.     Jurusan Statistik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, tahun masuk 2013
4.      Anak ke-6 dari 8 bersaudara
5.     Punya kembaran perempuan namanya isra safriani , biasa di panggil nini/isra
6.     Gak suka dicuekin, tapi sering nyuekin sih
7.     Suka bahasa inggris, suka aja gak pinter :D
8.     Kalau ada vocab baru dalam bahasa inggris langsung update status, kayak orang pinter bahasa inggris gitu padahal cuma untuk menguatkan hafalan haha
9.     Penyesalan selalu jangka pendek
10. Semangat jangka pendek
11. Termotivasi jangka pendek
12. Pastinya sedang dalam proses perbaikan point 9, 10, 11. Gue sadar aja itu perangai buruk, gak mungkin dong dipelihara terus sampai beranak cucu
13. Egois, maunya dimengerti tapi gak mau cerita kalau ada masalah
14. Dari SD suka tenis meja, tapi gak jago-jago mainnya
15. Sering juara kelas dari kelas 6 SD sampai kelas 3 SMA, sampai ke bangku kuliah ngedown banget
16. Gak pinter nulis, coba nulis pas dapat tugas mengarang dari dosen (karena statistisi keseringan pakai otak kiri, biar imbang gitu vrooh ckck)
17. Tulisan pertama dan terakhir dapat komentar dari Bu Dian, katanya “menarik !berani tampil bedaJ” padahal itu tulisan udah melewati proses editan sampai beberapa kali :D, alhamdulillah komentarnya menambah semangat gue menulis.
18. Mutusin untuk gak buat rencana lagi, soalnya sering gak terlaksanaL, tapi itu Cuma jangka pendek, besoknya buat rencana lagi, teruuuussss gak terlaksana lagi deh, gitu-gitu aja hidup gue bray.
19. Sering nunda pekerjaan
20. Berprinsip the power of kepepet
21. Sekarang kuliah di FMIPA Statistik
22. Eh udah nomor 22 ya? Padahal tadi itu rencananya cuma sampai no. 20 aja loh, lagi-lagi gak sesuai rencanakan ya -__- udaah lanjut ajah :D
23. Gak bisa marah
24. Sering ngambek gak jelas, cuma itu satu-satunya cara gue membersihkan hati bro hiks hiks
25. Kalau ada kesalahan orang lain mudah banget luluh dengan permintaan maaf, bodo amat itu orang tulus apa kagak.
26. Cengeng banget dari kecil sampai sekarang.
27. Milih mendam masalah dari pada cerita, ujung-ujungnya nangis deh.
28. Kalau dengar nasehat atau ungkapan sayang dari orang yang gue sayang kadang-kadang sering terharu, sedih terus nangis deh L
29. Sampai sekarang belum tau apa yang buat gue suka nangis, eh bukan suka sih tapi memang bawaannya udah gitu, padahal nangis itu bukan pilihan gue.
30. Udah coba untuk gak nangis karena hal-hal kecil tapi tetap gak bisa.
31. Kalau belum puas nangis susah banget untuk semangat lagi, tapi kalau udah puas bangkit lagi deh semangat 45 nya :D
32. Udah tahun ketiga jadi mahasiswa rantau tapi masih rutin seminggu atau dua minggu sekali atau kadang berkali-kali nelpon mamak terus nangis tanpa sebab, biasanya pertanda rindu kalau udah gitu
33. Sering curhat sama kedelapan saudara juga King and Queen of my family, serasa Cuma mereka yang paling mengertiL BTW itu tadi bener kagak ya bahasa inggris gue ckckck
34. Kadang sering sedih dan gak abis pikir sama diri sendiri karna gak punya pendirian dan jauh dari pinter tapi lagi-lagi itu berjangka pendek jadinya gak heran kalau hidup gue begini-begini aje, orang kerjaannya begitu-begitu teyuuuusL
35. Kalau untuk pasangan lebih suka yang alim, walaupun gak alim banget seenggaknya tau kemana arah kiblat haha

                        Ini ceritaku, apa ceritamu? ckck

PULAU BANYAK, KEINDAHAN CINTA PERAWAN BAWAH LAUT

Oleh: Isra Safriana
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, antara pulau satu dengan pulau lainnya dipisahkan oleh laut, namun bukanlah penghalang bagi setiap suku bangsa di Indonesia untuk saling berhubungan dengan suku-suku di pulau lainnya. Sejak zaman bahari, pelayaran dan perdagangan antar pulau telah berkembang dengan menggunakan berbagai macam tipe perahu tradisional.

Zaman bahari telah menjadi Trade Mark bahwa Indonesia merupakan negara maritim. Indonesia merupakan negara maritim yang mempunyai banyak pulau, luasnya laut menjadi modal utama untuk membangun bangsa ini. Indonesia adalah Negara dengan seribu pulau. Kata ”Indonesia adalah nusantara, Indonesia adalah bangsa bahari, berjiwa bahari serta nenek moyangku orang pelaut” bukan hanya merupakan slogan semata. Laut juga dijadikan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Berbicara tentang bahari kepulauan Indonesia, Pulau Banyak merupakan salah satu pulau perawan Indonesia. Dikatakan perawan karena keindahannya yang masih alami, dengan pasir putih, laut jernih, langit biru dan pesona bawah laut yang memukau. Pulau ini belum banyak dikunjungi pengunjung karena lokasi yang sulit dijangkau. Pulau Banyak merupakan sebuah kecamatan di kabupaten Aceh Singkil provinsi Aceh yang berbatasan langsung dengan samudera Hindia atau sekitar 20 mil laut (37,04 Kilometer), tepatnya di ujung sebelah barat pulau Sumatera. Perjalanan ke Pulau Banyak dapat menempuh waktu sampai 4 jam dengan menggunakan ferry dari desa Pulo Saruk - Aceh Singkil, atau bisa menggunakan jalur darat dengan waktu tempuh hingga 13 jam dari kota Banda Aceh ke Aceh Singkil, namun akses transportasi ke Aceh Singkil sangatlah minim, tidak banyak transportasi umum dari Banda Aceh ke Aceh singkil. Pulau Banyak adalah gugusan pulau kecil di kabupaten Aceh Singkil provinsi Aceh dengan luas wilayah 27,196 Ha. Penghuninya sekitar 6000 jiwa dengan mayoritas pekerjaan adalah nelayan.

Selain keindahan pemandangan alam, keunikan bawah laut berupa terumbu karang, flora dan fauna, dapat menguatkan niat pengunjung dengan mengalahkan segala kendala yang ada untuk menikmati keindahan 99 pulau besar dan kecil yang beralokasi di Pulau Banyak. Salah satu pariwisata yang banyak di kunjungi di Pulau Banyak adalah pantai Pulau Tailana. Pantai Pulau Tailana merupakan salah satu tempat menyelam (diving) dan juga Snorkling yang banyak dikunjungi dengan ditemani pesona terumbu karang, ikan warna-warni dan biota laut menarik lainnya yang menantang para penyelam (diver). Tentunya saat akan menyelam, penyelam (diver) diminta untuk selalu mengikuti petunjuk dari instruktur selam demi keselamatan. Bukan hanya diver yang bisa menikmati keindahan bawah laut pulau ini, nondiver pun bisa menikmati keindahan bawah laut tanpa harus menyelam, yaitu dengan menggunakan perahu yang tersedia, dengan dinding bawah perahu terdiri dari kaca tembus sehingga pemandangan bawah laut terlihat jelas.

Selain pantai Pulau Tailana, pantai Pulau Rago-rago, Matahari, Pabisi dan Sikandang merupakan bagian yang tidak ingin terlewatkan di Pulau Banyak, tempat yang indah dengan pantai berkarang dan air jernih, bahkan kedalaman lebih dari 3 meter dengan berbagai jenis tumbuhan karang yang unik dan ragam ikan berwarna terlihat jelas dari atas perahu. Pulau Banyak juga merupakan tempat persinggahan penyu yang jarang ditemukan ditempat lain seperti Penyu Hijau, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik.

Dengan banyaknya kekayaan alam, tidak heran jika Pulau Banyak ini dikenal dengan surganya Aceh. Keindahan cinta perawan bawah laut, seharusnya tidak hanya membuka mata dunia akan indahnya pesona dunia bawah laut, namun diharapkan semua wisatawan dan penduduk berpartisipasi dalam menjaga keindahan dan kelestarian alam bawah laut pulau Banyak khususnya dan kepulauan Indonesia pada umumnya. Tidak sedikit pariwisata di Indonesia menjadi tidak terawat setelah difasiitasi oleh manusia. Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keindahan dan kelestarian pariwisata, karena pariwisata merupakan objek pembangunan Indonesia. Salah satu tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat lokal khusunya dan interlokal umumnya dengan cara mengelola potensi sumber daya alam. Semoga Pulau Banyak akan tetap terawat dan terlestari keindahannya. Diharapkan juga Pulau Banyak akan menjadi sebuah lokasi keindahan laut terbaik di dunia dan tetap akan menjadi pesona mata anak bangsa.