Jumat,
1 April 2016, semoga selalu menjadi hari yang penuh limpah keberkahan. Hari ini
tepat satu tahun saya menjajaki posisi jomblo. Kesepian, sedih, merana dan
galau, seperti itulah pandangan kebanyakan orang tentang jomblo. Namun sampai sejauh ini berbanding terbalik
dengan apa yang saya rasakan. Jomblo, sebuah status yang dengan bangga dan
percaya dirinya saya akui. Tidak ada yang menjadi nilai minus
dari status jomblo, tidak ada yang perlu saya sesali darinya.
Setahun terakhir ini akademik saya semakin
meningkat, organisasi internal maupun eksternal saya juga berjalan baik dengan
semestinya. Tidak ada yang terbengkalai dikarenakan status jomblo. Kesepian,
sedih, merana dan galau? hehe sesuatu yang terdengar lucu ditelinga saya dan seakan-akan kehidupan ini hanya untuk seorang pacar. Banyak saudara
kita yang merasa galau, terpuruk, tidak punya semangat kehidupan dan bahkan
bunuh diri karena penghiatan seorang pacar.
Bukan hal itu pula yang saya jajaki dalam setahun
ini, meski dengan kesibukan akademik dan non-akademik, saya masih sempat bersenda
gurau dengan karib kerabat saya, tidak lupa bahagia dan bernafas ckckck.. Bahkan dulu ketika saya berpacaran, waktu saya
tersita banyak untuk chatingan yang sia-sia dan tidak jelas ujungnya. Namanya
orang pacaran sudah pasti ada baiknya, marah-marah, ngambekan gak jelas, putus
terus nyambung, putus lagi nyambung lagi, gitu aja kayak orang kurang kerjaan.
Alhamdulillah dengan status jomblo ini Allah SWT.
mudahkan segala urusan saya dan menjauhkan saya dari kehampaan sebagaimana
pandangan seorang jomblo di mata kebanyakan orang and I never feel alone. Untuk teman-teman jomblo lainnya jangan
malu atau pun merendah diri karena status jomblo. Ledekan “Cieee jomblo”
jadikan itu sebagai sesuatu yang lumrah dikalangan kita hehe. Semoga kedepannya
Allah SWT. anugerahkan calon imam yang baik, karena tulang rusuk tidak pernah
bertukar adanya. Dan dalam kutipan sebuah tweet @duniajilbab “Wahai engkau
calon imamku, sejauh apa pun pengembaraanmu, akulah tempat berlabuh untuk
menyempurnakan agamamu”. Mari pantaskan diri untuk calon imam kita. Seperti
yang dijelaskan dalam Al-Quran bahwa laki-laki yang baik untuk perempuan yang
baik, begitu pula sebaliknya. Dan akhirnya, Happy Anniversarry 1st
Jomblo Isra Safriana. Semoga menjadi kisah inspiratif untuk para jomblo
lainnya. J
