Senin, 29 Februari 2016

Fact About Me

Fact About Me
1.      Nama Isra Safriana, biasa dipanggil Nana / Isra
2.      Lahir 19 agustus 1995
3.     Jurusan Statistik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, tahun masuk 2013
4.      Anak ke-6 dari 8 bersaudara
5.     Punya kembaran perempuan namanya isra safriani , biasa di panggil nini/isra
6.     Gak suka dicuekin, tapi sering nyuekin sih
7.     Suka bahasa inggris, suka aja gak pinter :D
8.     Kalau ada vocab baru dalam bahasa inggris langsung update status, kayak orang pinter bahasa inggris gitu padahal cuma untuk menguatkan hafalan haha
9.     Penyesalan selalu jangka pendek
10. Semangat jangka pendek
11. Termotivasi jangka pendek
12. Pastinya sedang dalam proses perbaikan point 9, 10, 11. Gue sadar aja itu perangai buruk, gak mungkin dong dipelihara terus sampai beranak cucu
13. Egois, maunya dimengerti tapi gak mau cerita kalau ada masalah
14. Dari SD suka tenis meja, tapi gak jago-jago mainnya
15. Sering juara kelas dari kelas 6 SD sampai kelas 3 SMA, sampai ke bangku kuliah ngedown banget
16. Gak pinter nulis, coba nulis pas dapat tugas mengarang dari dosen (karena statistisi keseringan pakai otak kiri, biar imbang gitu vrooh ckck)
17. Tulisan pertama dan terakhir dapat komentar dari Bu Dian, katanya “menarik !berani tampil bedaJ” padahal itu tulisan udah melewati proses editan sampai beberapa kali :D, alhamdulillah komentarnya menambah semangat gue menulis.
18. Mutusin untuk gak buat rencana lagi, soalnya sering gak terlaksanaL, tapi itu Cuma jangka pendek, besoknya buat rencana lagi, teruuuussss gak terlaksana lagi deh, gitu-gitu aja hidup gue bray.
19. Sering nunda pekerjaan
20. Berprinsip the power of kepepet
21. Sekarang kuliah di FMIPA Statistik
22. Eh udah nomor 22 ya? Padahal tadi itu rencananya cuma sampai no. 20 aja loh, lagi-lagi gak sesuai rencanakan ya -__- udaah lanjut ajah :D
23. Gak bisa marah
24. Sering ngambek gak jelas, cuma itu satu-satunya cara gue membersihkan hati bro hiks hiks
25. Kalau ada kesalahan orang lain mudah banget luluh dengan permintaan maaf, bodo amat itu orang tulus apa kagak.
26. Cengeng banget dari kecil sampai sekarang.
27. Milih mendam masalah dari pada cerita, ujung-ujungnya nangis deh.
28. Kalau dengar nasehat atau ungkapan sayang dari orang yang gue sayang kadang-kadang sering terharu, sedih terus nangis deh L
29. Sampai sekarang belum tau apa yang buat gue suka nangis, eh bukan suka sih tapi memang bawaannya udah gitu, padahal nangis itu bukan pilihan gue.
30. Udah coba untuk gak nangis karena hal-hal kecil tapi tetap gak bisa.
31. Kalau belum puas nangis susah banget untuk semangat lagi, tapi kalau udah puas bangkit lagi deh semangat 45 nya :D
32. Udah tahun ketiga jadi mahasiswa rantau tapi masih rutin seminggu atau dua minggu sekali atau kadang berkali-kali nelpon mamak terus nangis tanpa sebab, biasanya pertanda rindu kalau udah gitu
33. Sering curhat sama kedelapan saudara juga King and Queen of my family, serasa Cuma mereka yang paling mengertiL BTW itu tadi bener kagak ya bahasa inggris gue ckckck
34. Kadang sering sedih dan gak abis pikir sama diri sendiri karna gak punya pendirian dan jauh dari pinter tapi lagi-lagi itu berjangka pendek jadinya gak heran kalau hidup gue begini-begini aje, orang kerjaannya begitu-begitu teyuuuusL
35. Kalau untuk pasangan lebih suka yang alim, walaupun gak alim banget seenggaknya tau kemana arah kiblat haha

                        Ini ceritaku, apa ceritamu? ckck

PULAU BANYAK, KEINDAHAN CINTA PERAWAN BAWAH LAUT

Oleh: Isra Safriana
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, antara pulau satu dengan pulau lainnya dipisahkan oleh laut, namun bukanlah penghalang bagi setiap suku bangsa di Indonesia untuk saling berhubungan dengan suku-suku di pulau lainnya. Sejak zaman bahari, pelayaran dan perdagangan antar pulau telah berkembang dengan menggunakan berbagai macam tipe perahu tradisional.

Zaman bahari telah menjadi Trade Mark bahwa Indonesia merupakan negara maritim. Indonesia merupakan negara maritim yang mempunyai banyak pulau, luasnya laut menjadi modal utama untuk membangun bangsa ini. Indonesia adalah Negara dengan seribu pulau. Kata ”Indonesia adalah nusantara, Indonesia adalah bangsa bahari, berjiwa bahari serta nenek moyangku orang pelaut” bukan hanya merupakan slogan semata. Laut juga dijadikan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Berbicara tentang bahari kepulauan Indonesia, Pulau Banyak merupakan salah satu pulau perawan Indonesia. Dikatakan perawan karena keindahannya yang masih alami, dengan pasir putih, laut jernih, langit biru dan pesona bawah laut yang memukau. Pulau ini belum banyak dikunjungi pengunjung karena lokasi yang sulit dijangkau. Pulau Banyak merupakan sebuah kecamatan di kabupaten Aceh Singkil provinsi Aceh yang berbatasan langsung dengan samudera Hindia atau sekitar 20 mil laut (37,04 Kilometer), tepatnya di ujung sebelah barat pulau Sumatera. Perjalanan ke Pulau Banyak dapat menempuh waktu sampai 4 jam dengan menggunakan ferry dari desa Pulo Saruk - Aceh Singkil, atau bisa menggunakan jalur darat dengan waktu tempuh hingga 13 jam dari kota Banda Aceh ke Aceh Singkil, namun akses transportasi ke Aceh Singkil sangatlah minim, tidak banyak transportasi umum dari Banda Aceh ke Aceh singkil. Pulau Banyak adalah gugusan pulau kecil di kabupaten Aceh Singkil provinsi Aceh dengan luas wilayah 27,196 Ha. Penghuninya sekitar 6000 jiwa dengan mayoritas pekerjaan adalah nelayan.

Selain keindahan pemandangan alam, keunikan bawah laut berupa terumbu karang, flora dan fauna, dapat menguatkan niat pengunjung dengan mengalahkan segala kendala yang ada untuk menikmati keindahan 99 pulau besar dan kecil yang beralokasi di Pulau Banyak. Salah satu pariwisata yang banyak di kunjungi di Pulau Banyak adalah pantai Pulau Tailana. Pantai Pulau Tailana merupakan salah satu tempat menyelam (diving) dan juga Snorkling yang banyak dikunjungi dengan ditemani pesona terumbu karang, ikan warna-warni dan biota laut menarik lainnya yang menantang para penyelam (diver). Tentunya saat akan menyelam, penyelam (diver) diminta untuk selalu mengikuti petunjuk dari instruktur selam demi keselamatan. Bukan hanya diver yang bisa menikmati keindahan bawah laut pulau ini, nondiver pun bisa menikmati keindahan bawah laut tanpa harus menyelam, yaitu dengan menggunakan perahu yang tersedia, dengan dinding bawah perahu terdiri dari kaca tembus sehingga pemandangan bawah laut terlihat jelas.

Selain pantai Pulau Tailana, pantai Pulau Rago-rago, Matahari, Pabisi dan Sikandang merupakan bagian yang tidak ingin terlewatkan di Pulau Banyak, tempat yang indah dengan pantai berkarang dan air jernih, bahkan kedalaman lebih dari 3 meter dengan berbagai jenis tumbuhan karang yang unik dan ragam ikan berwarna terlihat jelas dari atas perahu. Pulau Banyak juga merupakan tempat persinggahan penyu yang jarang ditemukan ditempat lain seperti Penyu Hijau, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik.

Dengan banyaknya kekayaan alam, tidak heran jika Pulau Banyak ini dikenal dengan surganya Aceh. Keindahan cinta perawan bawah laut, seharusnya tidak hanya membuka mata dunia akan indahnya pesona dunia bawah laut, namun diharapkan semua wisatawan dan penduduk berpartisipasi dalam menjaga keindahan dan kelestarian alam bawah laut pulau Banyak khususnya dan kepulauan Indonesia pada umumnya. Tidak sedikit pariwisata di Indonesia menjadi tidak terawat setelah difasiitasi oleh manusia. Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga keindahan dan kelestarian pariwisata, karena pariwisata merupakan objek pembangunan Indonesia. Salah satu tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat lokal khusunya dan interlokal umumnya dengan cara mengelola potensi sumber daya alam. Semoga Pulau Banyak akan tetap terawat dan terlestari keindahannya. Diharapkan juga Pulau Banyak akan menjadi sebuah lokasi keindahan laut terbaik di dunia dan tetap akan menjadi pesona mata anak bangsa.